Langsung ke konten utama

Prototyping : Pengertian, Dimensi, Terminologi, Metode, Tools

Prototyping

 

Prototyping - dhexx

Mata kuliah: Interaksi Manusia dan Komputer (IMK)


Pengertian

    Prototype adalah sebuah metode dalam pengembangan produk dengan cara membuat rancangan, sampel, atau model dengan tujuan pengujian konsep atau proses kerja dari produk. Prototype sendiri bukanlah produk final yang nantinya akan diedarkan. 
    Prototype dibuat untuk kebutuhan awal development software dan untuk mengetahui apakah fitur dan fungsi dalam program berjalan sesuai dengan kebutuhan yang telah direncanakan. Sehingga pengembang produk dapat mengetahui kekurangan dan kesalahan lebih awal sebelum mengimplementasikan fitur lain ke dalam produk dan merilis produk.

Prototyping - dhex



Rapid Prototyping
- Proses membangun model dari suatu sistem. 
- Bentuk awal (contoh) atau standar ukuran dari sebuah objek.
- Adalah satu metode pengembangan perangkat lunak.

    Rapid Prototyping (RP) dapat didefinisikan sebagai metode-metode yang digunakan untuk membuat model berskala (prototipe) dari mulai bagian suatu produk (part) ataupun rakitan produk (assembly).


Dimensi

1. Representasi
Dari sebuah prototyping dapat dipertanyakan apakah hasilnya nanti akan dipresentasikan dalam sebuah konteks tekstual (kata-kata berbentuk narasi) atau dilengkapi dengan tampilan visual setra diagram yang mendukung alur proses dari sebuah aplikasi.

2. Jangkauan / Ruang Lingkup
Prototyping dapat berupa tampilan antar muka secara umum dan juga bisa dilengkapi dengan tampilan yang telah dilengkapi dengan contoh perhitungan ataupun tampilan data.

3. Eksekutabilitas
Dalam dimensi ini, prototyping dengan kategori kompleks dapat berupa sebuah contoh program “setengah jadi” yang benar-benar dapat dieksekusi atau dijalankan, sehingga terbentuk sebuah simulasi yang seakan-akan nyata bagi para pengguna.

4. Pematangan
Prototyping dapat melalui tahap-tahap tertentu hingga mencapai sebuah tahap yang dianggap “matang” sebelum memulai sebuah proses pembuatan.

-Komunikasi terlebih dahulu yang dilakukan antara pelanggan dengan tim pemgembang perangkat lunak mengenai spesifikasi kebutuhan yang diinginkan
-Akan dilakukan perencanaan dan pemodelan secara cepat berupa rancangan cepat(quick design) dan kemudian akan memulai konstruksi pembuatan prototype
-Prototipe kemudian akan diserahkan kepada para stakeholder untuk dilakukan evaluasi lebih lanjut sebelum diserahkan kepada para pembuat software
-Pembuatan software sesuai dengan prototype yang telah dievaluasi yang kemudian akan diserahkan kepada pelanggan
-Jika belum memenuhi kebutuhan dari pelanggan maka akan kembali ke proses awal sampai dengan kebutuhan dari pelanggan telah terpenuhi


Terminologi

1. Prototype Horisontal 
Sangat luas, mengerjakan sebagian besar interface, tetapi tidak mendalam,
kemampuan sistem hanya ditampilkan sebagian.
2. Prototype Vertikal 
Semua interface ditampilkan tetapi kemampuannya tidak ditampilkan.
3. Early Prototyping (prototipe cepat)
4. Late Prototyping (prototipe lambat)
5. Low-fidelity Prototyping (prototype dengan tingkat ketepatan yang rendah)
Contoh: storyboard, sketsa, wizard-of-oz.


Metode

1. Stereolithography (SLA atau SL) 
    Adalah teknologi cetak 3D yang digunakan untuk memproduksi model, prototipe, pola, dan bagian
    produksi.
2. Laser sintering selektif (SLS)
    Adalah teknik manufaktur aditif yang digunakan untuk produksi rendah volume model prototipe dan
    komponen fungsional.
3. Laminated object manufacturing (LOM) 
    Adalah permodelan di dalamnya, lapisan kertas perekat berlapis, plastik, atau laminasi logam
    berturut-turut direkatkan dan dipotong menjadi berbentuk dengan pisau atau
    cutter laser.
4. Fused Depsition Modelling (FDM)
5. Solid Ground Curing (SGC)


Tools

1.    Draw/Paint Program
        - Menggambar setiap layar, baik untuk dilihat. 
        - Prototype horisontal, tipis.
          contoh: Photoshop, Coreldraw 

2. Scripted Simulations/Slide Show
        - Letakkan tampilan seperti storyboard dengan (animasi) perubahan diantaranya. 
        - Dapat memberikan user catatan yang sangat spesifik. 
        - Disebut chauffeured prototyping.
           contoh: Powerpoint, Hypercard, Macromedia Director, HTML. 

3. Interface Builders
        - Tools untuk menampilkan jendela, kendali, dan lain-lain dari interface.
           contoh: Visual Basic, Delphi, UIMX. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa perbedaan antara compiler dan interpreter dalam konteks pemrograman komputer? Berikan definisi masing-masing dan jelaskan kapan masing-masing digunakan dalam pengembangan perangkat lunak.

Compiler dan interpreter adalah dua jenis perangkat lunak yang digunakan dalam pemrograman komputer untuk menerjemahkan kode sumber menjadi instruksi yang dapat dieksekusi oleh mesin. Perbedaan utama antara compiler dan interpreter Cara Kerja Compiler Proses kompilasi pada compiler melibatkan menerjemahkan seluruh kode sumber menjadi bahasa mesin atau kode objek yang dapat dieksekusi. Kode objek ini kemudian bisa dijalankan secara langsung. Interpreter Interpreter, di sisi lain, menerjemahkan kode sumber baris demi baris pada saat runtime. Artinya, setiap baris kode dieksekusi secara langsung setelah diterjemahkan. Kecepatan Eksekusi Compiler Program yang dikompilasi biasanya memiliki kinerja yang lebih cepat karena sudah diterjemahkan ke dalam kode mesin. Namun, proses kompilasi sendiri mungkin memerlukan waktu yang cukup lama tergantung pada kompleksitas program. Interpreter Program yang diinterpretasi mungkin memiliki kinerja yang lebih lambat karena proses interpretasi yang terjadi...

Apa itu Big Bang? Bagaimana proses terjadinya, dan ada apa setelah Big Bang?

Dalam kosmologi, teori Big Bang adalah penjelasan terbaik yang kita miliki untuk asal usul alam semesta, menjelaskan bagaimana alam semesta berasal dari ledakan besar yang merata sekitar 13,8 miliar tahun yang lalu dan terus berkembang dan berevolusi hingga saat ini. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa aspek penting tentang teori Big Bang, termasuk pertanyaan yang sering diajukan tentang teori ini, bagaimana teori Big Bang terjadi, dan apa yang terjadi setelah ledakan besar tersebut. Kita juga akan membahas beberapa bukti yang mendukung teori ini, serta beberapa pertanyaan yang masih belum terjawab tentang asal usul dan sifat alam semesta. Apa itu Big Bang? Big Bang adalah teori kosmologis yang menjelaskan asal-usul alam semesta. Menurut teori ini, sekitar 13,8 miliar tahun yang lalu, alam semesta berasal dari sebuah ledakan besar yang sangat kuat dan merata, yang disebut Big Bang. Sebelum Big Bang, alam semesta diyakini berada dalam keadaan sangat padat dan panas yang diseb...